AWAS MAFIA TANAH: PEMBEBASAN DI KALI ANGKE DI JAKARTA BARAT TIDAK JELAS

berantas korupsi.com, Jakarta,- Warga Kp.Baru Kembangan Utara Jakarta Barat kecewa dengan adanya rencana pembebasan kali Angke. 29/01/2022.

Pasalnya warga telah menjual tanahnya ke pihak swasta atau perorangan dan pihak swasta atau perorangan tersebut akan menjual ke pihak Pemda.

Pihak swasta dan pemilik tanah di ikatkan dengan notaris dengan bahasa kerjasama. Tanah tersebut dibeli dengan harga 1 jutaan permeter oleh pihak swasta atau pihak perorangan namun pihak swasta akan menjual kembali ke pihak Pemda dengan harga yang tidak diketahui oleh para pemilik tanah.

Rencananya tanah tersebut akan digunakan oleh Pemda untuk normalisasi kali Angke karena kali tersebut sudah tidak bisa lagi menampung air sehingga menimbulkan banjir.

Para pemilik tanah sudah diberikan uang tanda jadi oleh pihak swasta namun sampai saat ini sudah 1 tahun lebih sisa pembayaran tanah tersebut belum di laksanakan pelunasannya.

Pihak para pemilik tanah tidak pernah ada penjelasan dari pihak swasta terkait perkembangan selanjutnya sehingga para pemilik tanah merasa kecewa dan menunggu sisa pembayaran yang tidak pasti.

Dengan adanya ikatan kerjasama tersebut para pemilik tanah merasa terlalu lama dalam pelunasannya.
” Kalau dia mau lanjutkan dalam pembayaran tanahnya, silahkan bayar tanah saya 1 meter 2 juta, karena tanah lama kelamaan harganya makin tinggi ” kata Dalih salah satu pemilik tanah.

Kalau seperti ini tentunya pihak swasta akan meraih keuntungan yang sangat besar namun boleh – boleh saja mungkin tapi jangan sampai ada korupsi di dalamnya. ( Redaksi )

author

Author: