KARENA PENGANIAYAAN BIDUAN MELAPORKAN KEKASIHNYA KE POLISI

berantaskorupsi.com, Parung Panjang,-  Sepasang kekasih bertengkar hingga berujung pelaporan ke pihak kepolisian, Malasari ( Shuve ) melaporkan kejadian penganiayaan yang di alaminya ke Polsek Parung Panjang,14-03-2022.

Menurut keterangan Malasari ( korban ), RBS kekasih Malasari mencari handphone Malasari namun pada saat itu handphone Malasari tidak dalam genggaman Malasari, namun RBS malah emosi dan mendorong – dorong Malasari sehingga terbentur almari didalam rumah Malasari. Kejadian tersebut sekira pukul 03.30 Wib.

Kemudian Malasari di tarik keluar dan di masukan ke dalam mobil milik RBS dan kemudian keduanya ribut di dalam mobil. Namun Malasari terkena pukulan tangan kanan RBS yang pada saat itu tangan Malasari dipegang tangan kiri RBS.

Kemudian mobil melaju ke suatu tempat untuk mencari keberadaan handphone yang dipertanyakan RBS namun dalam perjalan Malasari mencoba berusaha keluar dari mobil untuk melarikan diri karena takut.

Sebanyak 5 kali Malasari mencoba turun dari mobil untuk lari namun tidak bisa keluar dari mobil karena tangan Malasari di pegang erat oleh kekasih Malasari RBS.

Menurut keterangan Malasari handphone yang dicari RBS adalah handphone milik Malasari.

” dia cari hp saya tidak ada alasan untuk apa ” tegas Malasari ketika diwawancarai.

Akhirnya Malasari bisa kabur dari mobil karena tangan RBS melepaskan tangan Malasari dan pada saat itu Malasari melihat bahwa RBS mencari Malasari namun tidak diketemukan, sementara Malasari bersembunyi di sebuah bengkel.

Setelah kejadian tersebut Malasari bersembunyi di rumah temannya yang berada di Parung Panjang sambil menunggu itikad baik dari RBS.

Namun setelah di tunggu beberapa jam  handphone Malasari tidak ada pesan apapun padahal menurut keterangan Malasari pada saat itu, Malasari berharap ada pesan singkat dari RBS melalui handphone atau kabar dari rumah Malasari. Pada akhirnya Malasari pergi ke Polsek Parung Panjang untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Pelaporan Malasari masih menunggu hasil visum dari Puskesmas Parung Panjang dan Malasari dipinta untuk hadir setelah hasil visum diterima oleh Polsek Parung Panjang.

Kondisi Malasari setelah kejadian tersebut mengalami luka lebam di mata sebelah kiri, rasa sakit di dada kiri  dan luka lebam di tangan kiri.

“Saya mengalami trauma pak, saya sering kaget dan tidur tidak nyenyak setelah kejadian tersebut bahkan tidak bisa kerja karna keadaan saya sangat terpuruk ” terang Malasari sambil menangis. ( Subhana Beno )

author

Author: