LBH PAI Menyikapi Tentang Diundurnya Pilkades Serentak Di Kabupaten Serang

SERANG,Brantaskorupsi.com,–Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Serang diundur hingga dua bulan ke depan. Pengunduran pelaksanaan pilkades serentak tersebut tertuang dalam surat Menteri Dalam Negeri Nomor 141/4251/SJ tentang Penundaan Pelaksanaan Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Pada Masa Pandemi Covid-19. Selasa ( 10/8 ).

Dalam surat Mendagri itu disebutkan dalam poin 5 huruf a, pemerintah daerah dihimbau untuk menunda pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa serantak mauapun PAW yang berpotensi menimbulkan kerumunan seperti pengambilan nomor urut, kampanye calon dan pemungutan suara dalam rentang waktu 2 bulan sejak surat ini ditandatangani.

Menurut praktisi hukum dan sekaligus Ketua Umum LBH Perjuangan Adil Indonesia,”dengan adanya surat Mendagri tersebut saya dengan adanya surat Mendagri nomor 141/4251/SJ tentang penundaan pelaksanaan Pilkades serentak,”saya sangat setuju sekali karena dengan adanya surat Mendagri tersebut minimal kita dapat berupaya mengurangi kerumunan mengingat, angka dari kasus covid-19 yang masih tinggi,” paparnya.

Seperti dikutip pernyataan presiden bahwa kasus pandemi mengalami pergeseran ke daerah- daerah diluar Jawa-Bali, seperti sumatera selatan,Papua, dan lain-lain.

Akan tetapi saya berharap sesegera mungkin dilaksanakan pilkades,demi kepastian hukum sebagai penanggung jawab desa dan memaksimalkan pelayanan dikantor desa.selama pelaksanaan pilkades masih bisa dipantau sesuai prosedur kesehatan (prokes) covid-19.( Hery Gunawan,SH ).

author

Author: