Ketum LBH PAI Minta Agar Ibu Megawati Tindak Tegas Arteri Dahlan

BERANTASKORUPSI.COM, Jakarta,- Ketua Umum LBH Perjuangan Adil Indonesia Hery Gunawan,S.H mengecam sikap dan pernyataan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan yang mengusik bahasa daerah, hanya karena gara-gara berbicara dalam bahasa daerah Sunda disaat rapat, membuat Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) dipermasalahkan berujung pada permintaan dipecat  Kejaksaan Agung.   

Hery meminta Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Ketum PDI Perjuangan ) Ibu Megawati Soekarnoputri menindak tegas Arteria berupa pemecatan. Hal ini karena tindakannya tersebut telah melecehkan bahasa  priboemi asli bangsa Indonesia yakni bahasa daerah Sunda.    

Hery yang juga Aktivis Hukum menilai pernyataan Arteria tendensius dan terlalu berlebihan, sehingga dapat menimbulkan kemarahan publik dan mengganggu stabilitas nasional.

 “Sedangkan menggunakan bahasa pribumi suku Sunda asli daerah Indonesia yang merupakan bahasa nenek moyang, bahasa turun temurun yang sudah ada hingga ribuan tahun mengapa dipermasalahkan, bahkan berujung pada  Kajatinya yang menjadi korban diminta untuk diganti dan ditindak tegas oleh Jaksa Agung,” tutur Hery saat diwawancarai berantaskorupsi.com(21/01/2022)      

Dia menyarankan Arteria sebagai anggota DPR Fraksi PDIP harus banyak belajar dan memperdalam lagi dasar negara  Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika agar bijaksana dalam menyikapi segala bentuk perbedaan yang ada di Tanah Air, khususnya bahasa-bahasa daerah, suku, ras, dan agama.  

Dia pun menegaskan bahasa Sunda dan Bahasa – Bahasa pribumi asli daerah lainnya yang ada di seluruh Indonesia adalah anugerah terbesar dan terindah yang dihadiahkan Allah SWT untuk Indonesia.
Sikap Arteria dinilai ironis yang tidak mencerminkan sebagai politisi atau wakil rakyat Indonesia. Justru yang tidak habis pikir kenapa menggunakan Bahasa Asing dalam kehidupan sehari-hari tidak dipermasalahkan, permasalahan ini harus benar – benar ditindak tegas dan harus dibahas serius, karena kalau dibiarkan maka akan menjadi kelanjutan. ( Redaksi )

author

Author: